AD (728x90)

  • 2793 Pine St

    2793 Pine St

    Nulla facilisi. Cras blandit elit sit amet eros sodales, non accumsan neque mollis. Nullam tempor sapien tellus, sit amet posuere ante porta quis. Nunc semper leo diam, vitae imperdiet mauris suscipit et. Maecenas ut neque lectus. Duis et ipsum nec felis elementum pulvi...

  • 1100 Broderick St

    1100 Broderick St

    Nulla facilisi. Phasellus ac enim elit. Cras at lobortis dui. Nunc consequat erat lacus, a volutpat nisi sodales vitae. Phasellus pharetra at nulla in egestas. Vestibulum sit amet tortor sit amet diam placerat tincidunt sit amet eget lorem. Phasellus ...

  • 868 Turk St

    868 Turk St

    Nulla facilisi. Phasellus ac enim elit. Cras at lobortis dui. Nunc consequat erat lacus, a volutpat nisi sodales vitae. Phasellus pharetra at nulla in egestas. Vestibulum sit amet tortor sit amet diam placerat tincidunt sit amet eget lorem. Phasellus posuere posuere fel...

  • 420 Fell St

    420 Fell St

    Sed at vehicula magna, sed vulputate ipsum. Maecenas fringilla, leo et auctor consequat, lacus nulla iaculis eros, at ultrices erat libero quis ante. Praesent in neque est. Cras quis ultricies nisi, vitae laoreet nisi. Nunc a orci at velit sodales mollis ac ac ipsum. Na...

Showing posts with label penyebab anak suka berbohong. Show all posts
Showing posts with label penyebab anak suka berbohong. Show all posts

Tuesday, February 26, 2013

Mengapa Anak Berbohong?



Kebohongan adalah hal yang wajar terjadi pada diri anak. Ia hanyalah merupakan sebuah bagian proses perkembangan kepribadiannya. Maka seringkali kita melihat anak yang masih kecil sudah bisa berbohong.  Siapapun tentu tidak ingin mempunyai anak yang suka berbohong. Oleh karena itu sejak dini orang tua harus mampu mengarahkan sehingga tidak menjadi kebiasaan buruk yang bisa menjadikan anak akan memanfaatkan untuk maksud-maksud buruk.
Dapat dipastikan apabila sejak kecil seseorang telah terlatih untuk berbohong, maka banyak kejahatan yang akan anak lakukan sewaktu dewasa kelak. Untuk menghadapi anak suka berbohong, orang tua tidak perlu panic. Ayah dan bunda harus mencari penyebab kebohongan yang dilakukan anak, karena cara penyelesaian yang di tempuh berbeda satu sama lain. Nasehat yang harus didengarkan anak tentu tidak sama. Kita sebagai orang tua tidak bisa menyalahkan siapa-siapa kalau anak kita sudah suka berbohong, karena bisa jadi mereka melihat dari perilaku orang tuanya yang pernah berbohong dan kita berpikir karena mereka masih kecil pasti tidak mengerti padahal anak usia dini berada dalam tahap belajar, melihat dan mencontoh, orang tua kadang mengabaikan hal sepele ini.
Adapun beberapa faktor yang menyebabkan anak mulai suka berbohong yaitu :
1. Haus pujian
Adapula anak yang suka berbohong karena ingin dipuji. Pendorongnya adalah naluri anak yang egosentris, cinta diri sendiri. Jika diarahkan dengan benar, naluri haus pujian ini tentu berangsur-angsur hilang sesuai perkembangan usia dan kepribadian anak. Orang tua harus mencari sebanyak mungkin kebaikan-kebaikan yang diperbuat anak dan segera member pujian. Anak diberikan tugas-tugas yang menantang tetapi sesuai dengan kemampuannya. Maka pujian harus diberikan kepadanya apabila tugas-tugas itu dapat dilakukan dengan baik. Mendapat pujian adalah naluri seorang anak dan orang tua tidak perlu mengekang kebutuhan ini selama ditempatkan secara benar. Apabila kebutuhan ini tidak tercukupi, sangat besar kemungkinan anak suka berbohong, membaik-baikan dirinya di depan orang tuanya karena mereka haus akan sanjungan dan pujian.
2. Imajinasi
Kebohongan tentang kejadian yang tidak masuk akalpun sering terlontar dari mulut sikecil. Orang tua perlu menghargai imajinasi ini. Jangan menghina, mencemooh atau meremehkan imajinasinya. Yang harus dilakukan adalah member pengertian kepada anak sedikit demi sedikit, mana yang imajinasi dan amana yang sebenarnya. Jangan hanya menganggukan kepala tanda setuju atau semata berdiam diri saja dengan cerita khayal mereka. Kelak anak perlu mengerti batas antara dunia imajinasi dengan dunia nyata.
3. Pahitnya kejujuran
Jika ananda mengakui kesalahannya sikap orang tua idealnya merespon dengan proforsional, janagn sampai anak mempunyai pola pikir bahwa kejujuran ankan membahayakan dirinya. Dan pengalaman pahitpun mendorongnya untuk berbohong dikesempatan lain. Semula bohong kecil-kecilan, semakin lama semakin besar. Seharusnya orang tua mau berlapang dada untuk mendengarkan hal-hal yang pahit dari kejujuran. Namun hal ini jangan menjadikan kita kesal sehingga memberikan kesempatan anak untuk berbuat dusta gara-gara kita ingin ia mengatakan sesuatu yang menyenangkan orang tuanya. Jangan sampai anak terdorong mengatakan sesuatu yang mereka sendiri tidak menyukainya.
4. Intimidasi kebohongan
Anak seorang penipu mempunyai peluang besar menjadi penipu juga.  Dan itu sangat mudah terjadi, kalau orang tua tidak betul-betul mendidik anak. Sifat khas orang tua adalah perilaku imitasi.
5. Perhatian negatif
Ketika anak pulang dari sekolah, langsung disambut ibu dnegan pertanyaan, apakah ia menangis disekolah, apakah ia memukul temannya dan beragam pertanyaan lainnya. Yang menjadi pusat perhatian ibu adalah laporan-laporan negative. Hal ini justru memicu kebohongan-kebohongan si anak.

sumber: prabumulih pos

Feature (Side)

© 2013 Tulisan Berkesan. All rights resevered. Designed by Templateism