- Tidak boleh melakukan jual beli kepada Bani Hasyim, Bani Muthalib dan umat Islam.
- Dilarang mengadakan perdamaian dengan keluarga Bani Hasyim dan Bani Muthalib dan umat Islam, kecuali Muhammad diserahkan kepada mereka atau Nabi Muhammad menyerahkan diri.
- Tidak boleh mengadakan pernikahan dengan keluarga Bani Hasyim dan Bani Muthalib serta umat Islam.
- Dilarang berbicara, mengunjungi orang sakit dari keluarga Bani Hasyim, Bani Muthalib dan umat Islam.
- Tempat tinggal umat Islam dikucilkan di bagian utara kota Makkah dan dijaga oleh kaum Kafir Quraisy, sehingga mereka tidak dapat berhubungan dengan masyarakat Makkah.
Pengumuman pemboikotan tersebut ditempel pada dinding Ka’bah agar dapat dibaca dan dipatuhi oleh masyarakat Makkah. Pengumuman tersebut akan dicabut bila Nabi Muhammad diserahkan atau menyerahkan diri untuk dibunuh.
Pemboikotan tersebut membuat umat Islam sangat menderita. Timbullah kelaparan dan kemisikinan. Mereka memakan dedaunan yang sebelumnya tidak pernah disentuh oleh manusia dan Nabi Muhammad mengganjal perutnya dengan batu dalam menahan lapar.
Setelah tiga tahun lamanya, pengumuman pemboikotan tersebut lapuk dimakan rayap dan akhirnya jatuh. Beberapa tokoh Quraisy merasa kasihan dan akhirnya pemboikotan tersebut dihapus.
(Sumber: Mata Pelajaran SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM –Madrasah Diniyah Ula- Untuk Kelas 1, Zainuddin, Spdi, dkk, Hal. 70-73).
>>> Reciprocation Heron ( Balas Budi Burung Bangau )
>>> True Wealth
>>> Cocoon and the Butterfly
>>> A Hole in the Fence
>>> The Wolf in Sheep's Clothing
>>> A Merchant and his Donkey

